Inilah Politik Uang 5 Capres

Versi ICW-TII

Inilah Politik Uang 5 Capres

- detikNews
Jumat, 02 Jul 2004 16:33 WIB
Jakarta - Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Tranparency International Indonesia (TII) menyerahkan daftar politik uang 5 capres ke Panwaslu Pusat. Mereka meminta agar Panwaslu menindaklanjuti temuannya itu sebagai kasus pidana.Daftar politik uang itu diserahkan oleh Luki Djani, wakil koordinator ICW, dan Hasan Jamidi, koordinator pengawasan TII di kantor Panwaslu, Jl.HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Jumat (2/7/2004).Temuan mereka selama satu bulan kampanye, tim SBY-Kalla melakukan praktek politik uang sebanyak 8 kali, tim Wiranto-Solah 6 kasus, tim Mega-Hasyim 4 kasus, tim Hamzah-Agum 2 kasus, tim Amien-Siswono 2 kasus.Berikut kasus politik uang tersebut:SBY-Kalla:3 Juni: pelakunya Jusuf Kalla, menyampaikan sumbangan sebuah bus senilai Rp 300 juta dan semen 1,000 zak kepada Perguruan Islam Al Khairat, Palu, Sulteng. Nilai totalnya Rp 325 juta. Dilakukan dalam kunjungan rangkaian kegiatan kampanye menetap.6 Juni: tim kampanye SBY memberikan bantuan uang sebesar Rp 100 juta ke Ponpes Al Hamidyah di Pamekasan, Madura. Ny.Kalla pada 16 Juni memberikan bantuan sebesar Rp 25 juta dalam kunjungannya ke Pasar Cik Puan, Pekanbaru, yang baru terbakar.18 Juni: Ny.Jusuf Kalla melakukan kunjungan ke 3 ponpes di Sumbar. Di Ponpes Hamka Lubuk Alung, Padang Pariaman, Ny.Kalla dan Azwar Anas (tim kampanye), menyerahkan sumbangan senilai Rp 25 juta.Di Panti Nurul Yakin, Ny Kalla menyerahkan sumbangan p 50 juta dalam bentuk cek. Di Ponpes Diniyah Putri Padang Panjang, Ny.Kalla menyerahkan sumbangan Rp 50 juta.Di Ponpes Diniyah Putri dan Ponpes Hamka Lubuk Alung usai menyampaikan sumbangan, Azwar Anas selaku tim sukses menyerukan pada peserta yang hadir menyerukan mencoblos nomor 4 pada 5 juli mendatang.TII telah melakukan klarifikasi langsung kepada Azwar Anas atas temuan-temuan tersebut. Azwar menjawab itu adalah sedekah dan bukan politik uang atau sejenisnya.Hasan Jamidi dari TII menyatakan, jika berupa sedekah, mengapa ada motivasi dan meminta coblosan. "Dan mengapa juga dilakukan bertepatan dengan bulan kampanye. Mengapa tidak menunggu Ramadhan biar pahalanya lebih banyak?" tanyanya.Wiranto-Solah:2 Juni: di kampus Mohammad Serodji Jember-Jatim, tim sukses memberikan beasiswa kepada 40 orang mahasiswa masing-masing Rp 600 ribu selama setahun.6 Juni: di Ponpes Nurul Ulum-Jember, tim sukses memberikan jam tangan seharga Rp 100 ribu dan memberikan beasiswa selama 1 tahun pada 4 siswa masing-masing Rp 600 ribu. Total nilai Rp 2,5 juta.Di Ponpes Al Falah Jember, tim sukses membagikan jam tangan senilai Rp 100 ribu pada 5 orang ditambah sumbangan uang Rp 7 juta. Jadi total Rp 7,5 juta.16 Juni: Ny.Uga Wiranto dan Ny.Farida Salahuddin di kantor tim sukses Wiranto-Solah di Medan, memberikan bantuan kepada 80 anak yatim piatu masing-masing Rp 50 ribu. Total Rp 4 juta.Mega-Hasyim17 Juni: tim sukses di Kab.Batang menjanjikan uang senilai Rp 100 juta pada warga desa setempat dengan perincian Rp 50 juta akan diberikan pada 25 warga melalui kepala desa dalam bentuk pinjaman lunak dan Rp 40 juta sisanya akan dibagikan secara cash kepada 160 warga desa.24 Juni: tim sukses Hasyim Muzadi di Ponpes Miftahul Ulum, Battet, Pamekasan memberikan bantuan senilai US$ 10 ribu untuk membangun pesantren berbentuk cash dari Rp 100 juta yang dijanjikan.Amien Rais-Siswono:15 Juni: Amien Rais, Dien Syamsuddin, dalam dialog petani di Desa Cikangkung, Rengasdengklok, menyerahkan bantuan Rp 25 juta untuk pembangunan 2 majelis taklim.19 Juni: Tim sukses di Ponpes Al Hamidiyah, Pamekasan, memberikan bantuan Rp 100 juta.Hamzah-Agum:16 Juni: Dalam kunjungan ke Muara Angke, tim kampanyenya memberikan sumbangan Rp 50 juta ke 3 masjid dan 2 RW plus 1 sekolah di daerah itu.29 Juni: tim sukses memberikan bantuan Rp 100 juta kepada Kiai Fauzi Damahusi yang sangat berpengaruh di daerah Batu Ampar, Pamekasan. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads