Suasana lebaran ketiga, Jumat (2/9/2001) oknum Dishub Asahan, juga melakukan pungli terhadap truk yang melintas. Pungli yang dilakukan oknum Dishub ini secara terbuka.
Para oknum ini berdiri di tengah badan jalan dengan menunggu truk yang melintas. Setiap truk melintas memberikan salam tempel kepada petugas Dishub Pemkab Asahan di bawah pimpinan Taufan Gamal Simatupang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah biasa kita liat Dishub Asahan seperti tukang pembersih sampah. Karena mereka selalu memungut uang yang tercecer dilempar sopir truk yang melintas," ujar Darwin masyarakat di Kota Kisaran.
"Lebaran tidak lebaran, pungi Dishub di depan kantor bupati itu tetap berjalan. Siang dan malam saban hari memungut uang dari sopir truk yang melintas," kata Humbari warga lainnya.
Menurut pengakuan sopir truk, setiap melintas mereka memberikan salam tempel Rp 5ribu untuk jenis colt diesel. Sedangkan untuk truk jenis tronton dipatok Rp 10 ribu.
"Muatan berlebih atau tidak mereka tetap minta setoran, terkecuali kita melintas tanpa membawa barang," kata Ramdan sopir truk membawa ayam potong.
Padahal lokasi pungli Dishub Pemkab Asahan ini, justru di tengah kemacetan. Karena tidak jauh dari pos tersebut, terminal AKAP dan AKDP. Juga pintu masuk menuju pusat Kota Kisaran.
(cha/mad)











































