"Untuk sekarang, ke Buaran sudah 5.200 liter per detik, sudah normal untuk Buaran. Untuk Pulogadung 3.100 liter per detik, normalnya 4.100 liter per detik. Tetapi ini sudah semakin bagus dibandingkan tadi pagi cuma 2.000 liter per detik. Bahkan, kemarin sempat nol," papar Direktur Operasional PT Aetra, Lintong Hutasoit.
Hal ini disampaikan Lintong di lokasi Pintu Air Kali Pondok Kelapa, Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur, kepada detikcom, Jumat (2/1/2011). Seretnya air diakibatkan karena jebolnya pintu air Kalimalang, Jakarta Timur pada Rabu 31 Agustus 2011 malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi butuh waktu untuk pengisian. Intinya hari ini diperkirakan akan normal," ujar Lintong.
Ia juga memastikan tidak ada pelanggan Aetra yang mengalami kekeringan air. "Sebenarnya tidak ada yang kekeringan," kata dia.
Suplai air pelanggan Aetra yang sempat terganggu antara lain ada di Jakarta Utara meliputi kawasan mulai dari perbatasan Lodan, Ancol, Martadinatta, sampai ke Koja. Jakarta Pusat, Salemba, Cempaka Baru, Senen, dan Jalan Diponegoro dan seluruh wilayah di Jakarta Timur.
Pebaikan masih belum selesai. 2 Alat berat dikerahkan. 1 Crane terlihat disiagakan di lokasi. Arus lalu lintas tampak padat dan tersendat. Kawasan ini yang semula dialihkan bagi pengendara roda empat yang hendak menuju Bekasi, kini bisa dilalui lagi.
(aan/mad)











































