"Jenazah sudah dibawa ambulans ke Rumah Sakit Umum Negara di Kota Jembrana," kata Staf Operasional Basarnas Denpasar, I Made Widana, kepada detikcom, Jumat (2/9/2011).
Widana mengatakan, jenazah korban berjenis kelamin perempuan itu ditemukan sekitar pukul 17.25 WITA, Kamis (1/9). Lokasi penemuan berjarak sekitar 0,5 MM atau 0,9 Km dari tempat korban menjatuhkan diri. Saat kejadian, Rabu (31/8), KM Rajawali baru berlayar sejauh 500 meter dari Pelabuhan Gilimanuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, hingga kini belum diketahui identitas penumpang perempuan tersebut. Di tubuh korban, tidak ada satu pun identitas yang melekat.
"Pada waktu otopsi juga belum ada keluarga korban yang datang untuk mencarinya," ucap Widana.
Pencarian melibatkan 34 personel baik dari Tim SAR Denpasar, TNI AL, Polair, dan ASDP.
Widana tidak bisa memastikan penumpang tersebut bunuh diri. Namun, dari keterangan para saksi, perempuan berusia sekitar 40 tahun itu memang sengaja menceburkan diri ke dalam laut ketika kapal sedang berlayar menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.
"Dari keterangan ABK dan penumpang lain, korban memang menceburkan diri ke laut," katanya.
(irw/irw)











































