"Di Jakbar, air Palyja mati total dampak dari tanggul jebol di kalimalang, badan sudah bau dari tadi malam tidak mandi. Mau sampai kapan air mati?" curhat Apoel.
Jeritan ini disampaikan Apoel Sinaga kepada detikcom, Kamis (1/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biasanya kalau air mati, kita diberitahu. Tetapi semalam tidak. Jadi kita tidak sempat menampung air. Nggak bisa cuci piring, cuci baju dan mandi," ujarnya.
Ia terpaksa memberi air isi ulang untuk memenuhi kebutuhan utama. "Kita tadi sudah beli tiga galon air isi ulang buat yang pokok saja. Apalagi saya punya bayi. Kalau untuk mandi butuh bergalon-galon air," papar Apoel.
Apoel dan keluarga juga membatalkan acara liburan. Niat berwisata ke Taman Impian Jaya Ancol ditunda.
"Kita nggak mungkin jalan-jalan karena nggak bisa mandi. Apalagi Ancol juga sudah menjerit minta air," kata dia.
Keluhan serupa juga disampaikan dua pembaca detikcom lewat fasilitas Info Anda. Mereka memberikan kabar bahwa air di sekitar Kwitang dan Kebon Sirih Jakarta Pusat mati sejak pukul 06.00 WIB.
(aan/mad)










































