Eks PKI Bali Dukung Mega-Hasyim

Eks PKI Bali Dukung Mega-Hasyim

- detikNews
Jumat, 02 Jul 2004 15:30 WIB
Denpasar - Eks PKI yang tergabung dalam Lembaga Penelitian Korban Peristiwa (LPKP) 65 Bali mendukung duet Mega-Hasyim. Mereka mengaku trauma dengan militerisme dan Orde Baru.Dukungan itu disampaikan 3 orang pengurus LPKP 65 Bali kepada Ketua Tim Kampanye Mega-Hasyim Provinsi Bali Ida Bagus Suryatmaja di Sekretrariat TKMH jalan Banteng Denpasar, Jumat (2/7/2004)."Kami komunitas LPKP 65 Bali sepakat untuk merekomendasikan Mega-Hasyim," kata Ketua LPKP 65 Bali Wayan Santa yang mengklaim memiliki 40.000 anggota.Menurut dia, capres-cawapres yang direkomendasikan harus menonjolkan sikap keberpihakan kepada rakyat kecil, melaksanakan demokrasi secara konkrit, dan mampu mengembalikan hak-hak sipil korban rezim Orde Baru."Kita berharap Ibu (Mega) bisa merehabilitasi stigma buruk (eks PKI) itu. Sehingga hak-hak sipil yang terampas selama Orde Baru bisa kami nikmati kembali," ujarnya Santa.Dukungan itu dijatuhkan kepada Mega, jelas dia, karena komitmen positif yang telah diberikan Mega terhadap berbagai hal. Antara lain rehabilitasi korban peristiwa 65 yang sungguh-sungguh meluruskan persepsi sejarah bangsa."Kemudian adanya jaminan akan kebebasan demokrasi terhadap gerakan rakyat. Lalu karena setelah judicial review oleh Mahkamah Konstitusi atas UU Pemilu, kami jadi mempunyai hak memilih dan dipilih. Dengan adanya itu, kami bisa menjadi caleg PDIP. Tapi di Bali sendiri memang belum ada menjadi caleg," tutur Santa.LPKP 65 Bali pun menolak militerisme dan Orde Baru. "Kami trauma dengan sistem tersebut. Karena selama 30 tahun lebih kami terintimidasi dengan peraturan-peraturan yang mendiskreditkan kami, termasuk generasi kedua kami tanpa alasan dan proses hukum yang jelas," tukas Santa. (sss/)


Berita Terkait