"Banyak dari Tenaga Kerja Wanita yang tenggelam di dalam keharuan karena mereka harus merayakan Idul Fitri di dalam rumah singgah," tulis KBRI Kuwait dalam rilis yang diterima redaksi, Kamis (1/9/2011).
Ada sekitar 100 jamaah yang melaksanakan salat di tempat ini, termasuk atase tenaga kerja dan staf KBRI. Salat Id kali ini dipimpin oleh Imam Khaeruddin Halimi dan Khatib Ustadz Chaidar al Alawi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain di rumah singgah, pelaksanaan salat Id di negara itu juga dilakukan di sebuah masjid yang berlokasi di Kuwait City. Sekitar 600 WNI termasuk Dubes melakukan salat dengan khusyuk di bawah terik matahari yang mencapai 45 derajat celcius.
Usai salat Id, KBRI Kuwait menggelar acara open house di Wisma Duta Yarmouk. Sekitar 400 orang dari berbagai lapisan profesi seperti perawat, pekerja stasiun televisi, Art Designer, Komunitas Pekerja Mebel, Pekerja Bengkel Toyota dan Honda, insinyur perminyakan, kargo, dan masih banyak lagi datang ke acara open house tersebut untuk mengikat kembali tali silahturahmi.
"Masakan khas Indonesia berupa sate, lontong, opor ayam menjadi menu favorit dari para tamu yang hadir dalam acara open house dan silahturahmi tersebut," tutup rilis tersebut.
(mok/mad)










































