Fungsionaris PBB Kena Sanksi Jika Tak Dukung SBY-Kalla

Fungsionaris PBB Kena Sanksi Jika Tak Dukung SBY-Kalla

- detikNews
Jumat, 02 Jul 2004 15:04 WIB
Jakarta - Menjelang pilpres 5 Juli besok, fungsionaris PBB diingatkan untuk tetap solid mendukung SBY-Kalla. Jika tidak, DPP PBB siap memberikan sanksi tegas.Demikian ditegaskan Sekjen DPP Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban kepada wartawan dalam jumpa pers di sekretariat DPP PBB, Jl. Raya Pasarminggu, Jakarta Selatan, Jumat (2/7/2004)."Kami (DPP) akan memberikan tindakan organisatoris kepada fungsionaris partai yang terlibat tim sukses capres/cawapres lain. Pernyataan ini kami sampaikan untuk menindak mereka yang menjadi tim sukses capres lain," kata Kaban.Namun anehnya, saat ditanya soal sepak terjang Ketua DPP Ahmad Sumargono, Kaban terkesan tidak tegas. Padahal selama musim kampanye capres/cawapres, Sumargono aktif mengikuti kegiatan kampanye pasangan Amien-Siswono."Khusus untuk Ahamad Sumargono, yang bersangkutan menyatakan dukungan kepada Amien adalah pribadi. Jadi sampai hari ini, DPP PBB tidak mengambil keputusan apapun. Yang akan kami tindak, jika ada fungsionaris yang mengatasnamakan partai atau organisasi," kilah Kaban.Kaban menegaskan, sampai saat ini PBB tetap solid mendukung pasangan SBY-Kalla. Menurutnya, tidak ada DPW maupun DPC PBB yang secara resmi mendukung capres selain SBY-Kalla."Misalnya saat kampanya Amien di Makassar, ada pihak yang mengatasnamakan DPW PBB Sulawesi Selatan mendukung Amien-Siswono. Setelah kami usut, ternyata itu hanya ulah oknum-oknum PBB saja. Tidak ada pengurus resmi DPW yang mendukung pasangan Pak Amien," ungkap Kaban."Kami juga tetap yakin bahwa pasangan SBY-Kalla akan maju ke putaran kedua. Di putaran pertama mereka akan memperoleh dukungan 35 sampai 40 juta suara," imbuh Kaban. (djo/)


Berita Terkait