"Dia kena maag, dari tadi menahan lapar," kata Ibunda Eka, Yulia yang ikut mendampingi di depan Istana, Jakarta, Rabu (31/8/2011).
Sebenarnya pihak Istana sudah memberi makanan ringan yakni roti dan teh kotak. Namun, Yulia mengaku anaknya yang punya sakit maag tidak sempat makan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka berdua berangkat dari Bekasi sekitar pukul 04.00 WIB. Mereka juga sempat datang ke Cikeas, sebelum akhirnya pergi ke Istana.
"Sampai Istana jam 12.00 siang, nggak sempat makan lagi," imbuh Yulia.
Beruntung, saat pingsan petugas medis yang ada berjaga persis di dekat gerbang segera memberi pertolongan. Eka segera disadarkan dan diberi teh botol.
Dia pun diminta menyantap roti yang diberi panitia open house. Tidak lama petugas TNI yang berjaga membantu dengan mengangkat Eka ke mobil ambulans.
"Dia kecapaian, pusing belum makan," ujar seorang petugas medis sambil mmebantu Eka memakan roti.
(ndr/mok)











































