Setidaknya hal itu berlaku bagi Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie. Marzuki yakin ada sebuah kenikmatan besar setelah semua ujian lewat kasus Nazaruddin itu berakhir. Terlebih, kini Nazaruddin sudah tertangkap.
"Setiap kejadian pasti ada hikmah. Jangan berkecil hati. Dari setiap kesedihan pasti ada kesenangan," kata Marzuki usai salat Id di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (31/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada pun persoalan perbedaan waktu 1 Syawal, Marzuki menilainya sebagai sebuah kewajaran. Namun ke depan, perlu ada sebuah terobosan dari pemerintah agar semua pihak bisa memahami proses penentuan hari suci tersebut. "Supaya yang tidak mengerti, bisa mengerti," ujarnya.
(mad/aan)











































