"Bertindak selaku imam adalah staf KBRI Doha, Ali Imran, dan khatib, Ustaz Saeroji Hasan," kata Sekretaris Ketiga/Pelaksana Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Doha, Muhammad Al Aula, kepada detikcom, Rabu (31/8/2011).
Menurut Aula, penyelenggaraan salat Id pada Selasa, 30 Agustus 2011, itu berlangsung serentak di hampir semua negara teluk seperti Arab Saudi dan Bahrain. Keputusan resmi tentang jatuhnya hari raya Idul Fitri disampaikan oleh pemerintah Qatar pada Senin malam, 29 Agustus 2011, selepas salat Isya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Situasi ini menambah kekhusukan jamaah shalat Idul Fitri saat mendengarkan lantunan ayat suci yang dibacakan oleh imam Ali Imran. Udara yang sangat bersahabat ini juga membuat khutbah Ustaz Saeroji Hasan yang khusus didatangkan oleh dari Jakarta dicermati dengan sungguh-sungguh oleh seluruh jamaah," kata Aula.
Dalam salat tersebut, terangnya, juga disediakan infaq khusus untuk disumbangkan kepada masyarakat Somalia yang menderita kelaparan. Jumlah total infaq yang berhasil dikumpulkan adalah sebesar QAR 2.017, USD 5, dan UAE 5 Dirham.
"Dana tersebut nantinya akan disumbangkan melalui badan resmi yang menangani isu-isu Somalia sebagai sumbangsih masyarakat muslim Indonesia dalam usaha meringankan beban sesama umat manusia," tutur Aula.
(irw/irw)











































