Rumor yang berkembang di twitter adalah ada salah seorang ulama NU yang meyakini 1 Syawal 1422 H jatuh pada hari ini. Pendapat itu didasari pada terlihatnya hilal oleh tiga saksi di Cakung, Jakarta Timur. Sang ulama pun meminta agar umat muslim yang berpuasa hari ini segera berbuka.
Menurut KH Marsudi, itu adalah pendapat pribadi. Sikap PBNU sejak awal jelas, menjalankan Idul Fitri pada 31 Agustus 2011.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sikap PBNU ini juga sejalan dengan keputusan pemerintah. Bahkan MUI pun sudah berpendapat bahwa terlihatnya hilal di Cakung dan Jepara tidak dapat diterima.
"Kalau mau berpendapat sendiri menjalankan hari ini silakan saja. Itu pendapat sendiri, tapi yang rukyat siapa. MUI dan PBNU sudah memutuskan diserahkan ke waliyul amri atau pemerintah. Kebetulan keputusannya sama," terangnya.
(mad/aan)










































