Untuk diketahui, sejumlah kalender di Tanah Air sudah dari jauh-jauh hari menuliskan tanggal Lebaran jatuh pada 30 Agustus 2011. Namun keputusan pemerintah hari ini berbeda, 1 Syawal 1432 Hijriah ditetapkan pada 31 Agustus 2011 karena hilal belum terlihat.
Perwakilan dari Persis Syarief Ahmad Hakim mempertanyakan penanggalan di kalender tersebut. Sebab menimbulkan keresahan di masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apakah ada unsur kesengajaan atau kekhilafan, bisa jadi yang buat kalender karena berpatokan pada SKB yang sudah-sudah. Ketika melihat hari libur itu hari Selasa, akhirnya itu ditetapkan 1 Syawal," tambahnya.
Syarief pun meminta agar Menteri Agama Suryadharma Ali bisa menjelaskan persoalan ini. Ke depan, penanggalan kalender harus sesuai dengan perhitungan rukyat.
(fjr/mad)










































