Pemudik Pengguna KA Menurun Hingga 13 Persen

Pemudik Pengguna KA Menurun Hingga 13 Persen

- detikNews
Senin, 29 Agu 2011 11:48 WIB
Pemudik Pengguna KA Menurun Hingga 13 Persen
Jakarta - Pemudik pengguna kereta api menurun 5 hingga 13 persen gara-gara penerapan pengetatan penjualan tiket. Banyak penumpang beralih ke moda transportasi lain.

"Jumlahnya menurun signifikan diperkirakan 5 hingga 13 persen. Banyak yang beralih ke moda transportasi lain. Ya ini imbas dari pengetatan penjualan tiket yang kami terapkan tahun ini," kata Kabag Humas Daop I KAI Mateta Rizalulhaq di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Senin (29/8/2011).

Berdasarkan catatan PT KAI, penurunan jumlah pemudik tersebut terjadi pada pada Minggu 28 Agustus 2011 dengan total jumlah penumpang yang berangkat dari stasiun di Jakarta sebanyak 37.093 penumpang.

Jumlah tersebut hanya 63 persen dibanding jumlah pemudik pada H-2 Lebaran tahun lalu yang mencapai 58.675 penumpang (100 persen).

Begitu juga dengan jumlah penumpang di hari-hari sebelumnya. Jumlah penumpang pada Sabtu 27 Agustus tercatat
35.147 penumpang. Jumlah itu 64 persen dari jumlah H-3 Lebaran tahun lalu yang mencapai 54.834 penumpang.

Pemudik pada Jumat 26 Agustus sebanyak 35.087 orang. Jumlah tersebut 85 persen dibanding jumlah pemudik tahun lalu 41.283 penumpang.

Selanjutnya pada Kamis 25 Agustus tercatat pemudik sebanyak 34.972 penumpang. Jumlah ini 80 persen dibandingkan dari jumlah pemudik tahun lalu mencapai 43.501 penumpang dan Rabu 24 Agustus 2011, ada 24.385 penumpang. Jumlah ini 69 persen dibanding tahun lalu yang pemudiknya mencapai 35.354 penumpang.

Mateta mengatakan, dengan pengetatan penjualan jumlah tiket maka kondisi di stasiun menjadi lebih teratur. Pengetatan penjualan tiket dilakukan dengan hanya menjual tiket sesuai dengan jumlah maksimal dalam satu gerbong.

"Kalau di kereta ekonomi jumlah maksimal kan 150 itu sudah termasuk tiket berdiri. Ya kita jual hanya segitu. Kalau tahun lalu kan tidak. Kita jual tiket seperti jualan kacang," papar Mateta.

(fjr/aan)


Berita Terkait