Itulah setidaknya yang dirasakan oleh Dedy, pemudik asal Ungaran, Jawa Tengah (Jawa Tengah). Dedy terjebak kemacetan parah di ruas Pejagan-Tegal. Akan tetapi, dari Tegal hingga Semarang, mobilnya dapat dipacu kencang.
"Dari Pejagan hingga tegal hampir 4 jam tadi hingga pukul 23.00 WIB. Sangat tersendat. Jalan berhenti, jalan berhenti, seperti itu terus," ucap Dedy kepada detikcom, Senin (29/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pangkalnya ternyata Terminal Tegal. Banyak kendaraan yang keluar masuk terminal mengakibatkan kemacetan sangat panjang," ucapnya.
Pada malam hari tadi, kendaraan yang terlibat macet di Pantura didominasi oleh mobil pribadi dan kendaraan umum seperti bis. Dedy tidak banyak menjumpai pemudik yang menggunakan sepeda motor.
"Mobil pribadi yang banyak, motor nggak begitu," kata Dedy yang pada pukul 03.30 WIB sudah tiba dengan selamat di rumahnya di Ungaran. "Saya tadi juga sempat mencoba jalan tol Semarang-Solo yang baru. Sangat lancar," katanya.
Pemudik yang lain, Isra, juga menyatakan hal yang sama. Ia mengatakan arus lalu lintas dari Pemalang hingga Pekalongan sangat lancar. "Dari pemalang hingga Pekalongan lancar," katanya.
(irw/irw)











































