Polisi Bebaskan Seorang Terduga Pembajak KA Gajayana

Polisi Bebaskan Seorang Terduga Pembajak KA Gajayana

- detikNews
Sabtu, 27 Agu 2011 17:36 WIB
Polisi Bebaskan Seorang Terduga Pembajak KA Gajayana
Jakarta - Aparat Resmob Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya menangkap dua pria yang diduga melakukan pembajakan Kereta Gajayana Lebaran. Satu pria yang ditangkap, Sugiyanto, dilepas aparat polisi karena tidak terlibat dalam aksi pembajakan.

"Sudah dikembalikan, karena tidak terkait dalam aksi itu," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Baharudin Djafar, saat dihubungi wartawan, Sabtu (27/8/2011).

Baharudin mengatakan, saat polisi memberikan tembakan peringatan, Sugiyanto berlari. Polisi pun curiga dan menangkap Sugiyanto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia (Sugiyanto) waktu ada peringatan itu, dia lagi makan gorengan di Peron. Dengar ada tembakan, dia lari, makanya diamankan," jelasnya.

Sementara pelaku bernama Darso yang mengaku sebagai oknum TNI diserahkan ke pihak TNI.

"Itu (Darso) diperiksa di TNI," katanya.

Sebelumnya, aparat kepolisian menangkap Sugiyanto dan Darso di Peron 4 Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. Keduanya ditangkap atas dugaan pembajakan KA Gajayana tujuan Malang-Jakarta.

KA Gajayana dihadang dan dibajak oleh sekelompok orang saat melintas di Stasiun Telagasari Daops III Cirebon dan satu orang naik ke lokomotif. Saat itu, masinis sempat menghentikan kereta di Stasiun Haurgeulis untuk menurunkan penumpang gelap tersebut.

Masinis saat itu merasa penumpang telah turun. Namun, dalam perjalanan menuju ke Stasiun Cikampek, pelaku yang belakangan diketahui bernama Darso masuk ke lokomotif melalui pintu belakang.

Darso langsung menodongkan senjata tajam dan senjata api ke arah masinis. Darso meminta agar kereta tidak berhenti di stasiun manapun dan melanjutkan perjalanan ke Gambir.

"Menurut masinis, orang itu bilang 'saya akan menghadap komandan saya'," kata Kepala Humas PT KAI Sugeng Priyono ditemui di Stasiun Senen, Jakarta Pusat.


(mei/adi)


Berita Terkait