Nekat, 2 Pemudik Tertangkap Pakai Tiket Palsu dan Kedaluwarsa

Nekat, 2 Pemudik Tertangkap Pakai Tiket Palsu dan Kedaluwarsa

- detikNews
Sabtu, 27 Agu 2011 06:08 WIB
Jakarta - Dua calon pemudik ditangkap petugas gabungan yang tengah melakukan razia penumpang gelap di Stasiun Jatinegara. Seorang ditangkap karena menggunakan tiket palsu, sedangkan seorang lagi ketahuan menggunakan tiket kedaluwarsa.

"Saya sudah antre beli tiket, hangus gara-gara enggak jadi berangkat. Kan sayang beli 200 ribuan, saya print dari tiket yang ada," kata laki-laki berkulit putih ini kepada wartawan di Polsektro Jatinegara, Sabtu (27/8/2011) dini hari.

Laki-laki yang mengaku baru pertama melakukan mudik ini bercerita, dia sempat membeli tiket Kereta Api Gumarang tujuan Jakarta-Semarang dengan tanggal keberangkatan Kamis (25/8). Entah bagaimana keberangkatannya batal dan tiket yang sudah dibeli hangus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Akhirnya saya insiatif print gambar tiket dari internet," jelas Sukma.

Dari bukti yang didapatkan, aksi lulusan Universitas Negeri Semarang ini tergolong nekat. Sekilas tampak jelas tiket yang disodorkan Sukma palsu.

Tiket Gumarang yang dicetak Sukma melalui printer, ditumpuk dengan tiket asli yang sudah habis masa berlakunya. Dalam tiket palsu tersebut tertera harga tiket Rp 750 ribu untuk 3 orang dan kelas bisnis.

Lain perkara dengan Sukma, Syarifuddin (29), kedapatan menggunakan tiket kereta kedaluwarsa. Dia ditangkap di atas rangkaian kereta Gumarang yang akan berangkat ke Semarang. Namun, kepada penyidik dia menolak disebut menggunakan tiket kedaluwarsa.

"Saya mau ke Cikarang buru-buru. Terus pakai kereta yang ada, pas diperiksa saya kasih unjuk tiket tapi saya salah ambil," katanya beralasan.

Kini keduanya diperiksa di Polsektro Jatinegara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Keduanya dijerat pasal 263 KUH Pidana tentang pemalsuan dokumen dan ancaman 5 tahun.

(ahy/rdf)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini