"Kita ingat kasus Susno, cicak-buaya, Century juga ujungnya tidak memuaskan publik. Jangan sampai Nazaruddin juga demikian," ujar Pramono kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (26/8/2011).
Menurut Pramono indikasi kasus Nazaruddin ini tidak akan dibongkar sesuai kemauan publik semakin terlihat. Saat ini menurutnya, hingar bingar hal-hal yang tidak penting lebih dominan dibanding apa yang menjadi perhatian publik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politisi PDIP ini berharap pengungkapan kasus Nazaruddin tidak tumpang tindih. Bila hal itu terjadi maka dipastikan kasus ini berakhir tanpa menjawab kepuasan publik.
"Saya pernah tulis soal kasus yang tumpang tindih dan itu tidak selesai. Kalau kalau kasus ini tumpang tindih tidak akan puaskan publik," imbuhnya.
(her/rdf)











































