"DPP PPP masih menunggu laporan dari DPW PPP Kepulauan Babel tentang duduk peristiwa yang sebenarnya. Mengingat masih dalam suasana Ramadan, DPP PPP ingin terlebih dahulu bertabayun dengan yang bersangkutan, karena info kasus tersebut masih simpang siur," ujar Sekjen DPP PPP, M Romahurmuzy, kepada detikcom, Jumat (26/8/2011).
Namun demikian DPP PPP hingga saat ini mendapat selentingan bahwa ini adalah jebakan sehingga isteri M sengaja dihadirkan ke Jakarta, guna menangkap basah suaminya. Namun DPP tetap menunggu penjelasan resmi DPW PPP Bangka-Belitung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Romahurmuzy menyatakan, peristiwa tersebut terjadi di Jakarta karena keduanya akan studi banding ke Batam. Keduanya akan berangkat bersama rombongan lain yang ada di Jakarta.
"Untuk itu DPP PPP menyerukan semua pihak untuk jangan buru-buru menyebarkan info yang masih diragukan kebenarannya dan akan terjebak dalam fitnah,"imbaunya.
Pemecatan pun belum disiapkan, menunggu hasil penelusuran terhadap kepastian informasi tersebut. "Belum ada pemecatan. Karena pemecatan anggota hanya bisa dilakukan oleh DPP," tandasnya.
(van/nrl)











































