Datangi Mako Brimob, Permadi Dorong Nazaruddin Bicara

Datangi Mako Brimob, Permadi Dorong Nazaruddin Bicara

- detikNews
Jumat, 26 Agu 2011 16:02 WIB
Datangi Mako Brimob, Permadi Dorong Nazaruddin Bicara
Jakarta - Politisi Partai Gerindra, Permadi, berniat mengunjungi Nazaruddin di Rutan Mako Brimob. Permadi bermaksud mendorong Nazaruddin untuk berbicara mengungkapkan keterlibatan semua pihak.

"Mau kasih support. Saya sarankan Nazaruddin ngomong, menjatuhkan semua orang goblok, apakah KPK, intelektual, atau LSM, dalam diskusi kan menunjukkan kebodohan mereka," ujar Permadi kepada wartawan di depan gerbang Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Jumat (26/8/2011).

Permadi yang didampingi 7 orang anggota Aliansi Rakyat Advokasi Nazaruddin (ALIRAN) ini ingin meminta secara langsung kepada Nazaruddin untuk berani berbicara soal keterlibatan pihak-pihak, baik politisi, aparat penegak hukum maupun pejabat pemerintahan, dalam kasus korupsi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nazaruddin nanti akan saya suruh ngomong 'Pindahkan saya ke Cipinang. Kalau saya tidak ngomong kembalikan saya ke Mako Brimob.' Jadi pindahkan 1 minggu ke Cipinang. Kalau dia tidak ngomong, pindahkan lagi ke Mako Brimob," tutur eks politisi PDIP ini.

Permadi sendiri mengaku setuju dengan pemindahan Nazar keluar dari Rutan Mako Brimob, asalkan Nazar berkomitmen untuk berbicara mengungkapkan semuanya. "Sangat setuju, tapi dengan komitmen. Kita lihat saja nanti, artinya dia buktikan omongannya atau tidak," ucap Permadi yang mempertahankan gaya khasnya: serba hitam.

Saat ditanya soal ulang tahun Nazaruddin yang tepat jatuh hari ini, Permadi mengaku tak tahu. Namun, Permadi bersedia memberikan doa khusus bagi Nazar.

"Nazar, saya ucapkan selamat ulang tahun. Semoga Anda bahagia di mana pun berada. Jangan sampai menjadi rendah diri. Anda adalah, dalam hal ini pahlawan, kalau bisa menjatuhkan kezaliman di Indonesia. Kami mendukung Anda," katanya.

Saat hendak memasuki Mako Brimob, Permadi sempat terlibat adu mulut dengan penjaga gerbang. Sebabnya, Permadi tidak membawa surat izin dari KPK, namun dia ngotot ingin masuk mengunjungi Nazaruddin. Akhirnya, Permadi pun mengalah dan meninggalkan Mako Brimob pada pukul 15.00 WIB tanpa sepatah kata pun.

(nvc/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads