Para pengunjung RSCM yang berada di halaman parkiran luar, sekitar pukul 13.30 WIB tadi dikagetkan dengan sosok bocah yang tiba-tiba saja berdiri di bibir lantai lima. Sang bocah tak bicara banyak, namun posisinya yang berada di bibir gedung jelas membuat para pengunjung panik.
"Umurnya 11 tahun. Dia pasien poliklinik RSCM," tutur salah seorang pegawai RSCM yang menolak disebutkan namanya, di lokasi, Jumat (22/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia berdiam lama di situ. Kami meneriaki dari bawah. Terus ada security dan pihak keluarga yang mencoba merayu dari belakang," tutur Tirno, supir taksi yang melihat kejadian.
Setelah dirayu selama kurang lebih setengah jam, sang bocah akhirnya mau dibawa masuk ke dalam. "Katanya dia takut dioperasi dan mengancam akan lompat," tutur Hesti, petugas parkir.
Untungnya, bocah tersebut tak jadi melompat. Pada bulan Agustus tahun lalu juga terjadi kejadian serupa di RSCM yang benar-benar berakhir naas.
Seorang pasien Gedung A Lantai 8 Ruang Geriatri Nomor 801 ditemukan tewas di lahan parkir utara pada Kamis (13/8) dinihari. Pasien bernama Basaira Naibahu, 73, dirawat inap di RSCM sejak Senin (9/8) itu melompat dari lantai empat dan tubuhnya menghantam aspal tempat parkir.
(fjp/gah)
