Dadong adalah Kabag Perencanaan dan Evaluasi di Kemenakertrans. Dadong ditangkap pada Kamis (25/8). Ia merupakan anak buah dari I Nyoman Suisanaya, Sesditjen Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi (P2KT), yang kebetulan juga ditangkap KPK pada hari yang sama.
Nah, Dadong ini ditangkap di Bandara saat akan terbang menuju Pulau Dewata, Bali. "Dia ditangkap di terminal keberangkatan dalam negeri," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi saat dihubungi, Jumat (26/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencana kepergian Dadong ke Pulau Dewata bukan dalam rangka melarikan diri. "Kan dia nggak tahu mau ditangakap, urusannya apa, saya nggak tahu," jelas Johan.
Selain Dadong dan Suisanaya, KPP juga menangkap seorang pengusaha, Dharnawati. Ada uang sebesar Rp 1,5 miliar yang disita. Uang tersebut diduga sebagai imbalan pencairan anggaran dalam APBN-P 2011 untuk pembangunan infrastruktur daerah transmigrasi di Manokwari, Papua Barat.
"Ini diduga berkaitan dengan pencairan dana Rp 500 miliar untuk pembangunan infrastruktur daerah transmigrasi," kata Johan.
(mok/ndr)










































