Kepala Polres Jakarta Barat Kombes Setija Junianta saat dikonfirmasi membenarkan informasi penangkapan tersebut. "Betul, pelakunya sudah ditangkap. Ini sedang dikembangkan," kata Setija saat dihubungi detikcom, Jumat (26/8/2011).
Setija mengatakan, ada dua pelaku yang sudah ditangkap. Polisi kini masih mengejar pelaku lainnya. "Kita masih kejar pelaku lainnya," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Polres periksa orang itu untuk mensinkronkan informasi yang mereka terima ada. Biarkan dulu kawan-kawan ini bekerja sampai rampung. Mudah-mudahan informasi ini sudah lebih terbuka. Ini insyaallah sudah mulai mengarah," jelas Baharudin.
Seperti diberitakan sebelumnya, Livia dilaporkan hilang sejak 16 Agustus 2011 oleh keluarganya. Mahasiswi semester akhir yang baru lulus ujian itu, terakhir terlihat di kampusnya.
Saat pergi, ia mengenakan baju kemeja putih, rok hitam, kaos kaki putih dan sepatu hitam. Sebelum dilaporkan hilang, Livia sempat mengabarkan kelulusannya pada orangtuanya.
Di tengah kegelisahan orangtua menunggu kemunculan Livia, tiba-tiba kabar menyedihkan terdengar di telinga keluarga. Polisi menemukan sesosok mayat yang ciri-cirinya mirip dengan Livia.
Mayat tersebut ditemukan di pinggir jalan di Cisauk, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (21/8) sore oleh seorang penggembala kambing yang tengah mencari kambingnya yang hilang. Saat ditemukan, jenazah tersebut sudah membusuk dan tidak dapat dikenali.
Beberapa ciri seperti kalung dan liontin serta giwang, mirip dengan milik korban. Selain itu, orangtua yang sempat melihat jasad mayat tersebut melihat kemiripannya dengan Livia dari gigi dan kakinya.
Keluarga pun semakin yakin bila mayat yang ditemukan adalah Livia. Meski sebelumnya sempat menolak otopsi, namun kepolisian tetap melakukan otopsi terhadap korban.
(mei/van)











































