Rumitnya masalah ini akibat pemerintah kurang memperhatikan hak warganya yang tinggal di daerah sehingga terjadi kepadatan penduduk di kota besar seperti Jakarta.
"Pemerintah saya kira belum hadir dalam memenuhi hak warga negaranya," ujar Ketua Forum Warga Kota Jakarta, Azas Tigor Nainggolan dalam diskusi 'Menyikapi Urbanisasi Usai Lebaran' di Gedung DPD, Jakarta, Jumat (26/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang mau sekolah ke Jakarta, mau berobat harus dirujuk ke RSCM. Jangan semua fasilitas yang baik di Jakarta. Pendidikan, rumah sakit dan sebagainya harus merata," katanya.
Pemerataan pembangunan, kata Azas, adalah solusi utama menangani kepadatan penduduk di Jakarta. Wacana pemindahan Ibu Kota jika direaisasikan justru hanya akan memindahkan permasalahan.
"Ibaratnya ada gula ada semut. Tapi saat ini gulanya sengaja ditaruh di Jakarta oleh pemerintah pusat," pungkasnya.
(adi/irw)