Padatnya Jakarta karena Pembangunan Tak Merata

Padatnya Jakarta karena Pembangunan Tak Merata

- detikNews
Jumat, 26 Agu 2011 12:54 WIB
Jakarta - Jutaan orang akan melakukan perjalanan panjang kembali ke rumah di kampung halaman. Sebagian besar di antaranya berasal dari Jakarta. Kemacetan lalu lintas pun tak dapat dihindarkan.

Rumitnya masalah ini akibat pemerintah kurang memperhatikan hak warganya yang tinggal di daerah sehingga terjadi kepadatan penduduk di kota besar seperti Jakarta.

"Pemerintah saya kira belum hadir dalam memenuhi hak warga negaranya," ujar Ketua Forum Warga Kota Jakarta, Azas Tigor Nainggolan dalam diskusi 'Menyikapi Urbanisasi Usai Lebaran' di Gedung DPD, Jakarta, Jumat (26/8/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Contoh ketidakhadiran pemerintah itu, lanjut Azas, adalah minimnya fasilitas publik di daerah. Fasilitas publik kebanyakan hanya tersedia di kota besar terutama Jakarta.

"Orang mau sekolah ke Jakarta, mau berobat harus dirujuk ke RSCM. Jangan semua fasilitas yang baik di Jakarta. Pendidikan, rumah sakit dan sebagainya harus merata," katanya.

Pemerataan pembangunan, kata Azas, adalah solusi utama menangani kepadatan penduduk di Jakarta. Wacana pemindahan Ibu Kota jika direaisasikan justru hanya akan memindahkan permasalahan.

"Ibaratnya ada gula ada semut. Tapi saat ini gulanya sengaja ditaruh di Jakarta oleh pemerintah pusat," pungkasnya.

(adi/irw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads