Ulah oknum aparat itu dilaporkan nelayan dalam dialognya dengan Presiden SBY di dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Tegalsari, Tegal, Jawa Tengah, Jumat (26/8/2011).
Pelaporan bermula ketika Presiden SBY menghampiri nelayan yang beristirahat di kapal yang sedang bersandar di dermaga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada operasi Pak, dipalak-palak," kata nelayan.
"Siapa? Aparat yang memalak?," kata SBY.
"Lain kali catat nomor kapalnya dan langsung lapor ke saya, SMS di 9949. Kalau ada yang malak atau macam-macam, lapor saya," kata SBY.
Jawaban dari Presiden SBY itu langsung disambut baik oleh nelayan. Mereka riuh bertepuk tangan dan berjanji akan melaporkan aksi pemalakan yang dilakukan oleh oknum aparat.
Sebelum menemui para nelayan, Presiden SBY berdialog dengan pedagang ikan. Pedagang di TPI Tegalsari mengeluhkan pasar sepi sehingga harga ikan menurun menjelang Lebaran.
Hal iniberkebalikan dengan komoditas pangan lainnya yang justru naik harganya.
Menanggapi keluhan ini, Presiden SBY akan mencari tahu pangkal masalah dan solusinya. Presiden juga minta Menteri Kelautan Fadel Muhammad dan Walikota Tegal melakukan perbaikan fasilitas pelelangan ikan.
"Ini tempat yang penting. Saya tadi bicara dengan Pak Menteri, tempat ini akan diperbaiki sebab sudah ada yang rusak-rusak. Pak Walikota, tolong dibuat yang bagus sekalian," ujar SBY yang kenakan rompi warna coklat muda.
(lh/aan)











































