"Nama-nama yang ada masih jadul. Kita tidak terpengaruh, biasa saja itu," kata anggota Dewan Pembina Partai Demokrat (PD) Ahmad Mubarok saat dihubungi detikcom, Jumat (26/8/2011).
Mubarok mengaku sebagai partai pemenang pemilu, PD memilih menyimpan nama untuk Capres di menit terakhir mendekati pemilu. Itu pun dengan menggelar konvensi lebih dahulu.
"Percaya saja akan muncul tokohnya. Dalam sejarah, seperti Soeharto, Gus Dur, SBY muncul tanpa diekspose," klaimnya.
Mubarok menilai, calon yang muncul kepagian justru biasanya kerap tak jadi. "Semakin diomongkan malah akan semakin dikritisi," katanya.
(ndr/nrl)











































