Meski Dilarang Keras, Pemudik Bermotor Tetap Bawa Anak

Meski Dilarang Keras, Pemudik Bermotor Tetap Bawa Anak

- detikNews
Kamis, 25 Agu 2011 22:32 WIB
Jakarta - Gelombang arus mudik, khususnya pemudik yang menggunakan motor, mulai terlihat di sepanjang Jl Raya Kalimalang, Jakarta Timur. Meski sudah ada imbauan tegas untuk tidak membawa muatan lebih dari dua orang, pemudik tetap saja tidak mengindahkan imbauan tersebut. Bahkan pemudik yang membawa balita masih terlihat di sepanjang jalan.

Pantauan detikcom di persimpangan Jl DI Panjaitan dan Jl Raya Kalimalang, gelombang pemudik dengan menggunakan motor mulai terlihat sejak pukul 19.00 WIB. Di antara mereka bahkan ada yang membawa anaknya yang berusia di bawah lima tahun untuk mudik.

Tidak sedikit dari mereka yang membiarkan anaknya tidak dilengkapi helm. Pemudik hanya memberikan jaket untuk melindungi tubuh anaknya dari hembusan angin.

"Ribet kalo pake helm," kata salah seorang pemudik tujuan Purworejo saat detikcom menanyakan mengapa anaknya tidak dikenakan helm, di lampu merah Kalimalang.

Pemudik lainnya, Amin Nahar (35) menuturkan, bagi dirinya dan sang istri merupakan tradisi untuk melakukan mudik ke kampung halaman di Purwokerto dengan menggunakan motor.

"Hitungannya dari Kalideres ke Purwokerto 8-10 jam," ujarnya.

Rute yang ditempuhnya adalah menuju arah Cikampek, Pantura. Amin tidak hanya berdua dengan sang istri. 6 Orang teman lainnya dengan tujuan sama juga turut dalam iring-iringan pulang kampung.

Jl Raya Kalimalang merupakan akses pemudik untuk mencapai ke Cikampek. Mereka harus rela memacu puluhan bahkan ratusan kilometer untuk dapat mencapai Cikampek dan selanjutnya masuk ke ruas Pantura. Pantauan detikcom, sepanjang Jl Raya Kalimalang pos-pos polisi disiagakan untuk memantau arus mudik yang melalui jalan tersebut.

(ahy/lrn)


Berita Terkait