Belanda Ketua Uni Eropa
Jumat, 02 Jul 2004 01:01 WIB
Den Haag - Mulai hari ini Kamis (1/7/2004) Belanda resmi menjadi ketua Uni Eropa (UE). Pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan keamanan Eropa menjadi prioritas program.Perdana Menteri (PM) JP Balkenende, yang didampingi Ketua Komisi Eropa Romano Prodi, menegaskan hal itu dalam konferensi pers di gedung Deplu Belanda, Den Haag, hari ini Kamis (1/7/2004). "Kita akan berusaha memperkuat pertumbuhan ekonomi, mengupayakan lapangan kerja di Eropa dan mencegah kemunduran," kata Balkenende. Selain itu isu terorisme dan keamanan Eropa juga menjadi prioritas.Tokoh partai Christen Democratisch Appel (CDA) itu juga mengisyaratkan kemungkinan Turki resmi diterima sebagai anggota selama palu ketua UE dipegang Belanda. Balkenende memuji kemajuan signifikan di Turki, tetapi juga masih melihat beberapa hal perlu perbaikan. Turki sudah berusaha keras selama 40 tahun untuk bisa diterima sebagai anggota UE. Berbagai persyaratan yang dituntut terutama bidang ekonomi dan demokrasi telah dipenuhi, namun negeri itu hanya baru 'diterima' sebagai kandidat anggota pada 1999. Balkenende menekankan bahwa UE tidak boleh lagi mengajukan tuntutan-tuntutan baru pada Turki. Menurut dia, pihak UE hanya akan memperhatikan apa yang disebut sebagai 'Kriteria-Kopenhagen', yakni meliputi demokrasi, Hak Asasi Manusia (HAM), dan ekonomi pasar. Keputusan mengenai diterima atau tidaknya Turki sebagai anggota akan diambil Desember mendatang.Periode kepemimpinan Belanda di UE kali ini adalah yang ke-7 sekaligus yang pertama setelah UE memperluas keanggotaannya menjadi 25 negara dan menyepakati isi kontitusi baru. Dengan demikian, Belanda juga merupakan ketua UE terakhir menurut ketentuan konstitusi lama UE (sistem rotasi 6 bulan). Kepemimpinan UE mendatang akan bersifat permanen dengan masa jabatan 2,5 tahun.
(es/)











































