Todung Mulya Lubis:
Debat Hari ke-2 lebih Hidup
Kamis, 01 Jul 2004 23:02 WIB
Jakarta - Praktisi hukum Todung Mulya Lubis menilai acara 'Debat Capres' hari ke-2 lebih hidup dibanding kemarin. Para kandidat berani mengungkapkan perbedaan program kerja mereka."Acara berlangsung lebih hidup dan lebih menarik dibanding kemarin. Para kandidat lebih mampu menyampaikan jawaban yang menukik. Panelis juga diberi kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan yang ekploratif. Para kandidat secara berani menyatakan ketidaksepakatan program kerja," ujar Todung usai acara 'Debat Capres' di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (1/7/2004). Dia mencontohkan perbedaan jawaban antara Jusuf Kalla dan Wiranto menanggapi pertanyaan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FE UI) Aditiawan Chandra tentang pemasalahan ketenagakerjaan. Pertanyaan yang diajukan Adit adalah mana yang harus dilakukan meningkatkan kesejahteraan pekerja atau menciptakan lapangan kerja baru. Kalla menganggap kedua hal itu dapat dilakukan secara bersamaan. "Membuka lapangan kerja baru penting, tapi memberi kesejahteraan juga salah satu upaya meningkatkan daya beli sehingga industri tumbuh. Keduanya bisa sejalan," kata Kalla. Sementara Wiranto mangatakan pilihan itu sangat dilematis. Namun, dia memilih mengutamakan membuka lapangan kerja baru. "Saya memilih untuk membuka lapangan kerja baru. Untuk menaikkan gaji dibutuhkan income jadi tidak bisa kita lakukan secara bersamaan. Membangun kondisi yang kondusif bagi investor membutuhkan waktu," jelasnya.
(rif/)











































