Peristiwa penembakan itu terjadi saat petugas kepolisian melakukan penyergapan di rumah Mulyadi Jl Nagarejo, Dusun III, Gang Salim, Kelurahan Nagarejo, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang pada Rabu (24/8) sekitar pukul 21.00 WIB.
Salah seorang keluarga, Wandi mengatakan, saat penyergapan, Adi berusaha melarikan diri. Kemudian petugas melepaskan tembakan hingga mengenai rusuk kanan. Akibatnya, Mulyadi langsung rubuh bersimbah darah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mulyadi dan dua temannya memang terlibat pencurian lembu milik warga dua minggu lalu. Tapi sudah berdamai dan diselesaikan secara kekeluargaan. Tapi tiba-tiba polisi datang mau melakukan penangkapan. Karena itu dia berusaha melarikan diri," kata Wandi.
Sementara itu, Nuryati, istri Mulyadi menyatakan keluarga tidak bisa menerima perlakuan aparat karena suaminya sudah berdamai dengan pemilik lembu.
"Suami saya sudah berdamai dengan pemilik lembu. Keluarga berencana menempuh jalur hukum agar polisi tidak asal main tembak saja," kata Nuryati sambil terisak di rumah sakit, Kamis siang.
Usai menjalani otopsi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka. Rencananya pihak keluarga akan melakukan prosesi pemakaman Kamis sore.
(nal/nal)










































