Sebuah kawat diplomatik Kedubes AS Jakarta berkode 10JAKARTA141 yang tertanggal 2 Februari 2010, diungkapkan Wikileaks. Kawat ini adalah tanggapan Kedubes AS soal Nasdem. Apa tanggapannya? Judul kawat ini cukup untuk menjadi jawaban: Grup Politik Baru Bernyanyi Lagu Lama.
Kedubes AS mengikuti perkembangan Nasdem sejak dideklarasikan oleh Surya Paloh, Sultan Hamengkubuwono X, Anies Baswedan dan Syafii Maarif. "Sekitar 12 ribu orang (banyak yang dibayar) menghadiri peluncuran, termasuk tokoh politik, akademis, dan agama," kata mereka.
Kedubes AS menyitir para pengamat politik yang melihat Nasdem sebagai tiruan Partai Demokrat dengan meniru warna, membuat lagu partai dan aneka retorikanya. Mereka juga menyitir para pakar yang yakin Nasdem akan dipakai Surya Paloh untuk maju Pilpres 2014.
"Banyak pekar berspekulasi Paloh testing the water untuk Pilpres 2014," demikian laporan tersebut.
(fay/asy)











































