"Kami kumpulkan informasinya dulu secara akurat baru menentukan langkah berikutnya," ujar Wakil Ketua KPK M Jasin ketika dihubungi detikcom, Rabu (23/8/2011) malam.
Seperti diketahui, Nazaruddin dalam pelariannya ternyata tidak berupaya sendiri. Selain bersama istrinya, Neneng Sri Wahyuni dan Nazir Rahmat, Nazaruddin juga dibantu seorang warga negara Singapura.
"Berdasarkan info yang kami peroleh di sana, dia dibantu warga negara Singapura bernama Gareth," kata Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar di Kantornya, Jl Rasuna Said, Jaksel, Jumat (18/8/2011).
Namun Patrialis tidak menjawab, ketika ditanya apakah Gareth membantu Nazaruddin saat berkomunikasi via layanan Skype bersama aktivis media sosial Iwan Piliang. "Yang pasti, saat berkomunikasi lewat Skype, Nazaruddin terdeteksi berada di Republik Dominika. Negara yang menjadi transit sebelum dia bertolak ke Cartagena, Kolombia,"tuturnya.
(fjr/gah)











































