Pantauan detikcom di lokasi, api bukan hanya menghanguskan ruko dan lapak di pasar, juga menghanguskan rumah panggung di Jalan KHA Azhari. Sulitnya pemadaman api ini, selain angin yang berhembus kencang, jalan yang sempit ke ke dalam perkampungan, juga padatnya warga di sekitar lokasi kebakaran.
Kendati demikian petugas pemadam kebakaran bersama warga terus berusaha memadamkan kobaran api dengan cara menyedot air dari Sungai Musi. Lantaran api belum dapat dipadamkan, hingga kini penyebab kebakaran belum diketahui termasuk kerugian. Tapi kemungkinan kebakaran dimulai
dari ruko yang berada sekitar 20 meter dari Jembatan Ampera.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.
Sementara Kapolresta Palembang Kombes Pol Agus Sulistiono didampingi
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Fredo Situmorang ketika
ditemui pers di lokasi kebakaran menuturkan, hingga kini petugas
pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan api.
Pihaknya juga berupaya membuka jalur yang macet karena banyaknya warga
yang berhenti di atas jembatan Ampera agar mobil pemadam bisa menuju
ke lokasi kebakaran. "Kita sama-sama berupaya agar tidak ada korban
jiwa dan arus di Ampera kembali lancar," ujarnya
(tw/fjr)











































