"Itu namanya menggeser posisi parlemen. Saya tidak setuju jika demikian. Tidak enak kita dengan partai oposisi seperti PDIP, Partai Gerindra, dan Partai Hanura," ujar Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (24/8/2011).
Menurut Priyo, sah-sah saja Partai Demokrat mendorong pembahasan bursa calon pimpinan KPK. Namun pembahasan tersebut jangan sampai menghasilkan keputusan mengenai calon pimpinan KPK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Priyo berharap pemilihan calon pimpinan KPK diserahkan pada mekanisme di Komisi III. Biarkan komisi hukum yang melakukan uji kelayakan dan kepatutan lalu memutuskan siapa yang dinilainya baik.
"Namanya Setgab, mungkin saja kita mendudukkan hal-hal ini. Tetapi jangan menyamakan semuanya dalam satu bahasa para Capim KPK tersebut," imbuhnya.
(her/rdf)











































