"Kalau dia mati bukan urusan saya. Dokter kan sudah bilang dia mesti pindah," kata OC Kaligis usai menjenguk Nazaruddin di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (24/8/2011).
Kepada OC Kaligis, Nazaruddin meminta agar dibuatkan surat dan dikirimkan kepada LSM agar mereka datang menjenguk Nazaruddin. "Dia minta supaya saya tulis surat, supaya LSM datang melihat dia, karena dia sengaja dikerangkeng, supaya nggak ngomong," papar Kaligis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantaran ditahan di Mako Brimob, menurut Kaligis, Nazaruddin seperti orang linglung dan putus asa. Apalagi, dokter yang memeriksa Nazaruddin mengatakan pria yang tersangkut kasus suap wisma atlet tersebut sedang jatuh mentalnya.
"Jadi dia sudah putus asa, mentalnya sudah jatuh, karena dia ditempatkan kayak teroris. Dimana HAM kalau kayak begitu," cetus Kaligis.
(anw/anw)











































