Buntut Demo di Morowali, Sulteng, Dua Orang Tewas

Buntut Demo di Morowali, Sulteng, Dua Orang Tewas

- detikNews
Rabu, 24 Agu 2011 09:13 WIB
Jakarta - Aksi demo yang berlangsung di sumur minyak Tiaka di Blok Senoro-Toili, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Selasa (23/8/2011) berujung tragis. Dua pendemo dikabarkan tewas dalam insiden tersebut.

"Iya, kemarin saya dengar ada dua orang meninggal akibat demo itu, dan dibawa ke RSUD Luwuk," ujar Sony, petugas Reka Medik RSUD Luwuk, saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (24/8/2011).

Sony tidak bisa menjelaskan identitas para korban. "Kapan datangnya, saya juga tidak tahu, yang pasti kemarin," ucapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Informasi yang dihimpun, dua orang yang tewas akibat terkena tembakan peluru petugas. Polisi terpaksa menembak karena situasi memanas dan membahayakan keselamatan orang banyak.

Sebelumnya, Sumur minyak Tiaka di Blok Senoro-Toili, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah yang dioperatori JOB Pertamina dan Medco Tomori kembali tidak beroperasi dan seluru pegawai dievakuasi akibat pendemo berlaku anarkis.

Kepala Divisi Humas, Sekuriti, dan Formalitas, Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Gde Pradnyana menjelaskan aksi demo di Tiaka dimulai sejak Sabtu (20/8/2011) yang terlihat sekitar 30 pendemo datang menggunakan kapal kayu, kemudian merusak beberapa fasilitas yang mengakibatkan kru harus dievakuasi dan lapangan ditutup.

Lapangan Minyak Tiaka sudah berproduksi sejak akhir Juli tahun 2005 dengan kapasitas produksi minyak mentah sebesar 1.200 barel/hari dan ditingkatkan hingga mencapai kapasitas produksi 4.000 barel/hari pada triwulan ke-4 tahun 2005.

Blok Senoro-Toili diambil alih Medco Energi Indonesia (MEI) pada bulan Maret 2000 dari Atlantic Richfield Company (Arco) dalam kontrak Production Sharing Contract Joit Operating Body (PSC JOB).

(ape/ape)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads