"Kami sedang melakukan pengecekan apakah ada masyarakat Indonesia yang terkena dampak gempa di pantai timur," ujar Dino kepada detikcom, Rabu (24/8/2011).
Dino mengatakan, gempa sempat menggetarkan kota Washington DC dan New York. Tak terkecuali kantor Kedutaan Besar RI di Washington.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dino telah memerintahkan agar kegiatan di kantor Kedubes dihentikan sementara agar para staf bisa mengecek kabar masing-masing keluarganya.
"Saya sudah minta semua staf pulang untuk bersama keluarga terutama anak-anak mereka," imbuhnya.
Gempa 5,9 SR menggetarkan wilayah semenanjung pantai timur Amerika Serikat pada Selasa (23/8) pukul 13.51 waktu setempat. Gempa juga membuat penghuni gedung-gedung di Washington dan New York dievakuasi. Bahkan bandara John F Kennedy terpaksa ditutup sementara untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Â
(ape/nrl)











































