Kepala Biro Humas Pemprov Riau, Chairul Riski mengungkapkan hal itu dalam perbincangan dengan detikcom.
Menurut Chairul, Pemprov Riau pada dasarnya siap melaksanakan moratorium tersebut. Karena memang untuk PNS bagian umum dirasakan sudah sangat gemuk sekali. Sehingga untuk kedepan penerimaan PNS bagian umum Pemprov Riau akan mengikuti aturan yang ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, bukan berarti sama sekali tidak ada penerimaan PNS. Karena bagaimanpun setiap bulan ada PNS yang mengakhiri masa tugasnya.
"Sehingga bila ada yang pensiun dibagian umum, ya mungkin kita akan tetap seleksi penerimaan yang sangat terbatas jumlahnya. Semuanya ditentukan dengan kebutuhan. Namun yang pasti jumlahnya tidak sama dengan penerimaan PNS sebagaimana biasanya," kata Riski.
Kalau untuk tidak menerima sama sekali, lanjut Riski, rasanya sangat tidak mungkin. Karena pada bagian tenaga khusus seperti dokter spesalis dan tenaga teknis bidang industri atau ahli bidang pembangunan jalan dan kontruksi, sampai saat ini sangat dibutuhkan.
"Contoh kecil saja, penerimaan kemarin kita sangat membutuhkan tenaga medis ahli tulang, saraf dan spesialis lainnya. Namun tenaga yang kita butuhkan itu tidak ada," kata Riski.
Karena itu, penerimaan khusus bagi tenaga teknis, ke depan masih sangat dibutuhkan terutama dalam bidang medis.
"Bagi tenaga teknis seperti medis tidak mungkin kita tidak membuka untuk PNS. Karena kebutuhan tenaga medis itu kepentingannya juga untuk kebutuhan pelayanan masyarakat," kata Riski.
(cha/ape)











































