Termasuk juga bus antar kota antar provinsi ( AKAP), belum terlihat adanya peningkatan. Secara keseluruhan arus kendaraan masih normal.
Yang menggembirakan warga, truk pengangkut batu bara yang biasanya setiap hari hilir mudik, tidak terlihat. Meski ada beberapa truk yang melintas, namun tidak membawa muatan. Sehingga arus lalulintas yang sering padat, hari ini menjadi lebih tenang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil rapat tersebut memutuskan untuk menghentikan sementara aktivitas angutan batu bara, dimulai H-7 hingga H+7. Dengan tujuan agar arus arus mudik di Sumsel tidak terganggu.
“Kalau surat edaran dari Gubernur kami belum terima. Penghentian operasional angkutan batu bara, berdasarkan rapat di Dishub Sumsel. Dan diberlakukan di seluruh Sumsel dan Indonesia,” ujar Yahya Bahar.
(tw/ape)










































