Kemlu Imbau WNI di Libya Berlindung di Kantor KBRI Tripoli

Kemlu Imbau WNI di Libya Berlindung di Kantor KBRI Tripoli

- detikNews
Selasa, 23 Agu 2011 19:16 WIB
Kemlu Imbau WNI di Libya Berlindung di Kantor KBRI Tripoli
Jakarta - WNI di Libya diimbau tidak terlibat dalam konflik internal yang terjadi di negara Afrika tersebut. Kementerian Luar Negeri Indonesia mengimbau WNI yang ada di Libya mengungsi ke kantor KBRI Tripoli selama situasi belum normal.

"Meminta kepada seluruh WNI yang masih berada di Libya untuk berlindung di kantor KBRI Tripoli," ujar Kemenlu dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa (23/8/2011).

Kemlu meminta agar setiap WNI waspada terhadap situasi yang saat ini terjadi di Libya. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seluruh WNI diimbau agar mengungsi ke KBRI Tripoli yang beralamat di Hay Al Karamah, Qorbi Taariiq Al Sariiโ€™ Amaama Al Saraaj, PO BOX 5921 Tripoli, Libya Telp (+218.21) 4842067, 4842843, 4842844 Fax. (+218.21) 4842075, 4842069.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemerintah Indonesia terus mengikuti dengan seksama seluruh perkembangan politik dan keamanan yang terjadi di Libya saat ini," imbuhnya.
ย 
Kemlu juga telah menyiapkan pusat informasi perlindungan WNI di Libya. Setiap WNI dapat menghubungi nomor di bawah ini jika membutuhkan perlindungan.

a. +62 81288695046 (Sdr. Nugroho Aribhimo)
b. +62 85353531961 (Sdr. Dicky Ahmad Rizaldi)
c. +62 858888271361 (Sdr. Bambang Purwanto)
d. +62 81325583226 (Sdr. Akhmad Masbukhin)

Selain itu, dengan dihentikannya operasional KBRI Tripoli untuk sementara waktu, maka seluruh komunikasi dan koordinasi terkait dengan perlindungan WNI di Libya dapat melalui KBRI Tunis dengan alamat:

15, Rue du Lac Malaren / Rue du Lac Oubeira
BP. 58 Berges du Lac, 1053, Tunis, Tunisia
Telp: (+216) 71860377, 71860702, 71963973 Fax: (+216) 71861758
Email: kbritun@gnet.com.tn

Kemlu juga meminta seluruh WNI yang akan melakukan kunjungan ke Libya dalam waktu dekat agar meninjau kembali rencana kunjungannya tersebut hingga situasi di Libya kembali normal.

(ape/vit)


Berita Terkait