Jalan di DIY Bagus dan Mulus, Pemudik Diminta Jangan Lengah

Jalan di DIY Bagus dan Mulus, Pemudik Diminta Jangan Lengah

- detikNews
Selasa, 23 Agu 2011 15:05 WIB
Yogyakarta - Jalan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) saat ini dalam kondisi baik dan mulus untuk dilalui. Namun para pemudik yang melintasi jalan-jalan tersebut tetap diimbau berhati-hati.

"Seluruh infrastruktur jalan dan jembatan di DIY kondisinya baik dan siap menerima pemudik," kata Kepala Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum DIY, Salamun kepada wartawan seusai rapat koordinasi penanganan Lebaran Terpadu 2011 di Gedung Pracimoso, Kepatihan, Selasa (23/8/2011).

Meski kondisi jalan baik-baik saja dan siap dilalui ribuan kendaraan pemudik, Salamun tetap meminta para pemudik yang masuk DIY berhati-hati. Hal itu karena kondisi jalan yang mulus justru sering membuat pemudik lengah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Biasanya karena jalan yang mulus, membuat pemudik kemudian ngebut dan memacu kendaraannya dengan kencang. Hal ini tidak boleh terjadi, harus tetap waspada. Pemudik tidak boleh lengah," kata Salamun.

Menurut Salamun, yang harus diwaspadai adalah adanya pasar tumpah di beberapa seperti daerah Sentolo dan Pasar Brosot di Kulonprogo, Pasar Gamping Sleman, Wonosari Gunungkidul dan Srandakan Bantul. Pasar tumpah paling banyak berada di Sleman seperti Pasar Godean Sleman, Pasar Pakem, Pasar Turi, Pasar Sambilegi Maguwoharjo dan Pasar Prambanan.

Apabila pemudik dari arah barat yakni dari Temon, Kulonprogo menuju Bantul yang perlu diwaspadai adalah Pasar Brosot dan pasar di daerah Srandakan Bantul. Kemudian yang masuk Yogya lewat Jalan Wates yang diwaspadai Pasar Sentolo dan Pasar Gamping.

"Pasar tumpah lainnya sebagian berada di jalur jalan alternatif yang menghubungkan DIY dengan Provinsi Jawa Tengah. Khusus alat berat untuk mengantisipasi terjadi longsor juga telah kami siagakan di beberapa tempat," kata Salamun.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatik DIY Cipto Haribowo menambahkan beberapa daerah yang rawan kecelakaan diantaranya di daerah barat seperti Temon, Toyan Wates, Sentolo, Balecatur Gamping dan kawasan Ringroad barat. Di wilayah utara diantaranya jalur jalan dari Magelang seperti Tempel, Beran, Mlati dan Ringroad Utara. Sedang di wilayah timur diantaranya kawasan Proliman Bogem dan Kalitirto di jalan raya Yogya-Solo. Jalu selatan di antaranya jalur Ringroad selatan, Jalan Bantul dan Jalan Parangtritis.

"Khusus jalur menuju Gunungkidul yang diwaspadai adalah Jalan Yogya-Wonosari di tanjakan dan turunan Bukit Argodumilah Piyungan-Patuk," pungkas Cipto Haribowo.

(bgs/ken)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads