"192 surat keluarga korban penembakan Semanggi yang dikirim keluarga korban belum direspons, ini seorang Nazar langsung dibalas," kata pengamat politik dari Universitas Indonesia, Boni Hargens dalam diskusi 'Rekayasa Nazar, Antasasi dan Century' di Rumah Perubahan, Kompleks Duta Merlin, Jl Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa (23/8/2011).
Bonnie menilai, surat Nazar itu seharusnya tidak perlu dibalas karena hanya surat genit yang tidak penting. "Jadi skor 1-0 buat Nazar," imbuh Boni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kedepan akan menjadi buruk. Sebab, korupsi politik merupakan konspirasi dari aktor-kator konvensional. Tidak mungkin bekerja sendiri-sendiri," tegasnya.
Dalam suratnya, Presiden SBY kembali menegaskan tidak akan mencampuri kasus Nazaruddin. Terkait anak dan istri Nazaruddin, menurut SBY, adalah sudah menjadi tanggung jawab aparatur negara untuk menjamin ketenangan, kenyamanan dan keamanan seluruh warga negara. SBY juga mempersilakan Nazaruddin mengungkap segala hal yang diketahuinya di depan KPK.
(Ari/ndr)











































