Awas! Ratusan U-Turn di Pantura Rawan Kecelakaan

Awas! Ratusan U-Turn di Pantura Rawan Kecelakaan

- detikNews
Selasa, 23 Agu 2011 11:24 WIB
Jakarta - Karakteristik jalan yang lurus nan panjang di Jalur Pantura sangat membahayakan pengendara. Belum lagi dengan adanya U-turn (putaran) yang memenggal kedua arah jalan menambah kerawanan di sepanjang jalur.

Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Kombes Dwi Sigit N mengatakan, sedikitnya ada ratusan titik U-Turn di sepanjang jalur Pantura.

"Ratusan titik itu terdapat di jalur Pantura yang melewati wilayah Kendal, Weleri dan Pemalang. Itu memang rawan kecelakaan," kata Dwi saat dihubungi detikcom, Selasa (23/8/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dwi mengungkapkan, putaran yang membelah pembatas jalan di sepanjang jalur dibuat oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Menurut dia, Kepolisian akan memasang traffic cone atau barrier di U-Tur untuk mengurangi kecelakaan di sekitar U-Turn. "Nanti akan kita tutup dengan cara memasangi traffic cone," ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan U-Turn itu adalah untuk jalan pintas memutar kendaraan ke lawan arah. Namun, U-Turn itu pernah memakan korban.

"Pernah ada kecelakaan di situ tapi data lengkapnya ada di Satwil," ujarnya.

Pengamatan detikcom, Rabu 16 Agustus lalu, sepanjang jalur Pantura terdapat ratusan titik U-Turn. U-Turn tersebut terpasang sangat rapat dengan jarak setiap 100 meter. Bahkan, di depan SPBU, U-Turn dibuat membelah untuk dua arah (timur dan barat).

Beberapa U-Turn tersebut tidak dipasangi rambu. Beberapa lainnya dipasangi rambu dilarang memutar, namun tetap dilalui pengendara, khususnya motor yang hendak memutar.

Minimnya penerangan pada malam hari, membuat pengendara harus ekstra hati-hati. Pengendara motor yang memutar sering kali memutar jalur tanpa lihat kiri-kanan lebih dulu sehingga membahayakan kendaraan yang ada di samping kanannya.

Beberapa titik U-Turn di jalur Pantura seperti di depan SPBU Tengguli. Kemudian di Kendal terdapat sedikitnya 30 U-Turn di sepanjang jalur.

Memasuki wilayah Jawa Barat, U-Turn terdapat di Jl Raya Patokbeusi dan Sukamandi, Subang. Di sini, banyak pengendara motor yang memotong jalan melalui U-Turn atau pun memutar.

Di Pasar Ciasem, Subang terdapat U-turn di sepanjang jalan. Selain banyak pengendara yang memutar di U-Turn, banyak pejalan kaki yang menyeberang di depan pasar tersebut.

Sama halnya di Pasar Patrol, Indramayu. Selain banyak kendaraan yang memutar, banyaknya angkutan umum yang ngetem membuat kemacetan di sekitar lokasi.

(mei/aan)


Berita Terkait