"19 WNI itu sudah bisa dipantau oleh KBRI Tunis. Mereka saat ini dalam kondisi baik dan aman," ujar Juru Bicara Kemlu Michael Tene saat dihubungi detikcom, Selasa (23/8/2011).
Menurut Tene, sejak KBRI Tripoli dikosongkan Maret lalu, 19 WNI tersebut tidak bisa dipantau lagi. Namun KBRI Tunis akhirnya bisa melakukan komunikasi dengan 19 WNI yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak Maret lalu seluruh staf WNI dan Dubes RI yanga da di Tripoli, Libya sudah dipindahkan ke KBRI Tunis. Pemantauan aktivitas di Tripoli pun dilakukan dari Tunis.
(her/nvc)











































