Mereka minta angkutan berupa ribuan truk itu, berhenti sementara pada H-7 hingga H+7 lebaran. Hal itu agar tidak terjadi kemacetan lalu lintas bagi para pemudik.
"Kami minta agar selama arus mudik lebaran ini, operasional angkutan batubara dihentikan sementara. Karena akan memacetkan arus lalu lintas," ujar seorang aktifis lingkungan hidup di Muaraenim, Westi dalam sebuah perbincangan dengan wartawan, Selasa (23/08/2011) dini hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan Westi ternyata juga didukung Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Muaraenim, Fathurrahman. Namun karena izin angkutan batubara tersebut berasal dari pemerintah provinsi, maka mereka juga yang seharusnya menghentikannya.
(tw/her)











































