Mensesneg Sudi Silalahi menjawab keraguan itu dengan menegaskan semua surat selalu direspons Presiden SBY. Termasuk kiriman dari para guru dari pelosok.
"Hampir semua surat-surat dari guru dan pelosok langsung kita balas. Untuk ke Setneg tidak kurang dari 400 tiap bulan. Itu kita respons dengan cepat, dan pengaduan juga luar biasa. Apalagi ini masalah hukum (kasus Nazaruddin)," jelas Sudi di kompleks Istana, Jl Medan Merdeka Utara, Senin (22/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu, dia meminta agar balasan surat ini tidak dipermasalahkan. Sebab, surat-surat lain yang dikirim masyarakat juga diperhatikan.
Sudi juga menambahkan, surat-surat tersebut kadang juga direspons melalui menteri terkait. Namun yang menjadi prioritas adalah urgensi surat tersebut.
"Lihat urgensinya, kalau urgen dia tidak mengenal waktu langsung direspon. Setiap minggu dilaporkan oleh staf khusus yang menangani hal itu. Saat itu juga kita respons. Saat diterima, saat itu respon. Kalau tidak urgen mungkin minggu selanjutnya," terangnya.
(mad/her)










































