Mau Mudik ke Cirebon, TKI Dibius & Barang Bawaan Dipreteli

Mau Mudik ke Cirebon, TKI Dibius & Barang Bawaan Dipreteli

- detikNews
Senin, 22 Agu 2011 15:16 WIB
Jakarta - Sunarso terlihat lelah saat mencapai Bandara Soekarno-Hatta. Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia asal Cirebon tersebut hendak pulang kampung merayakan lebaran. Namun, saat naik bus Damri menuju Stasiun Gambir, Sunarso dipepet kelompok pembius.

Sunarso pun ling-lung dan harta bendanya dipreteli satu persatu. "Korban mau mudik ke Cirebon. Dia dibius di jalan, barangnya diambil," kata Kapolres Jakarta Pusat Komisaris Besar AR Yoyol di kantornya, Jl Kramat Raya, Senin (22/8/2011).

Peristiwa pembiusan tersebut dilakukan oleh 3 orang yakni Tasori, Aris Kasirun, dan Hadi Saiful. Tasori bertugas merayu korban, mengajak ngobrol dan membual bahwa tiket kereta api dari Gambir ke Cirebon telah habis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah percaya, Sunarso diajak mencarter kendaraan pribadi daripada naik kereta api. "Di mobil carteran ini, sudah ada tersangka dua dan tiga. Lalu korban dibawa muter-muter, dikasih minum air mineral yang sudah diberi obat bius," imbuh AR Yoyol.

Beruntung, setelah sadar Sunarso langsung melapor ke kepolisian. 3 Tersangka yang membiusnya langsung bisa ditangkap tanpa perlawanan.

"Ini sering terjadi. Saya harap masyarakat tidak lekas percaya sama orang yang baru dikenal," imbau mantan Kapolres KP3 Tanjung Priok ini.

Menurut AR Yoyol, pada saat lebaran, potensi modus serupa sangat mudah terjadi. Korban biasanya merupakan penumpang transit antar terminal atau antar moda transportasi seperti dialami Sunarso. Penumpang transit ini dirayu untuk naik mobil carteran karena kendaraan penghubung telah habis tiket.

"Saya himbau berhati-hati saja. Obat bius ini disuntikkan ke air mineral dalam keadaan dingin. Jadi tidak merubah warna dan bau. Ini sulit dibedakan bagi pemudik yang kelelahan," tandas Yoyol.

(Ari/irw)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads