SBY Tetap Capres Favorit

Survei IFES:

SBY Tetap Capres Favorit

- detikNews
Kamis, 01 Jul 2004 15:34 WIB
Jakarta - SBY yang selama ini merajai polling, masih saja di atas angin menurut survei yang digelar International Foundation for Election Systems (IFES). Dia tetap capres favorit. Sedangkan Wiranto-Mega-Amien, bersaing ketat.Demikian hasil survei IFES yang dilansir Kamis (1/7/2004). Survei gelombang XIV ini dilaksanakan pada 17-26 Juni dengan wawancara tatap muka terhadap 2.000 responden di 32 provinsi. Responden dipilih dengan menggunakan multi stage random sampling terhadap mereka yang mempunyai hak pilih. Komposisi responden telah merefleksikan komposisi rural/urban, laki-laki/perempuan, dan proporsi antarprovinsi populasi Indonesia. Margin of error data nasional plus minus 2,2% pada tingkat kepercayaan 9%.Dari survei itu ditanyakan siapakah yang pantas menjadi presiden mendatang. Jawabnya, SBY meraih 43,5%. Lalu diikuti Wiranto 14,2%. Megawati 11,7%. Amien di posisi nomor empat dengan angka 10,9%. Hamzah Haz nomor bontot 2,4%. Tidak menjawab 17,4%.Mengapa SBY menarik hati responden? Sebanyak 39% responden menyatakan karena dia orang terhormat; 37% karena kepribadiannya, 31% karena dia tegas, dan 22% karena dia jujur.Responden juga ditanya capres mana yang akan mereka coblos pada 5 Juli mendatang. Lagi-lagi SBY meraih nomor satu dengan 44,4%; Wiranto 13,8%; Megawati 12,5%; Amien Rais 10,8% dan Hamzah Haz 2,1%. Sebanyak 9% menyatakan rahasia dan 7% tidak tahu siapa yang akan dicoblosnya."Data tentang siapa yang akan dipilih ini bukan merupakan indikasi kuat untuk menjelaskan siapa yang akan mendapatkan suara sah tertinggi kedua pada putaran pertama yang kemudian akan maju pada putaran kedua, jika ada," tulis IFES dalam laporannya.Lembaga yang disokong oleh UNDP dan USAID ini juga memaparkan alasan responden mencoblos capres tertentu. Disebutkan, kepribadian kandidat merupakan atribut yang lebih penting (36%) dibandingkan kebijakan terhadap isu tertentu (22%). (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads