"Nggak ada rekening partai yang tersandera karena masih menggunakan spesimen tandatangan Nazaruddin. Partai dananya juga nggak punya. Kalau rekening pokok yang memegang wakil bendahara. Nazaruddin hanya operasional tidak banyak," kilah Mubarok.
Hal ini disampaikan Mubarok kepada detikcom, Senin (22/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau Nazaruddin kan dia cari uang sendiri dimana-mana untuk dirinya sendiri. Selama kongres PD saja dia untung banyak sekali karena orang yang mendukung Anas pada nyumbang sama dia terus dipakai sendiri,"keluhnya.
Laporan soal sepak terjang Nazaruddin kini kian deras mengalir. Sejumlah kader PD bahkan siap bersaksi jika PD hendak melaporkan peristiwa di Kongres PD ini ke pihak berwajib.
"Dana untuk kongres kan sudah ada dari partai jadi tidak menerima sumbangan. Sekarang ini makin banyak yang laporan, malahan ada teman-teman yang mau jadi saksi," tandasnya.
(van/ndr)











































