"Saya tidak ada urusan soal itu. Itu urusan Nazar dengan Presiden," kata Busyro usai acara pengambilan sumpah jabatan Mahfud MD sebagai Ketua MK periode 2011 hingga 2014 di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (22/8/2011).
Ketika ditanya apakah hal tersebut patut dilakukan, Busyro lagi-lagi menegaskan tidak mau berkomentar soal hal itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nazaruddin sebelumnya mengirimkan surat ke SBY. Nazaruddin berjanji siap diadili dan meminta agar istri dan anak-anaknya dilindungi.
Surat Nazaruddin kemudian dibalas oleh SBY pada Minggu 21 Agustus 2011. Surat itu dikirimkan oleh seorang kurir langsung ke Rutan Mako Brimob, tempat Nazaruddin ditahan.
Dalam suratnya, Presiden SBY kembali menegaskan tidak akan mencampuri kasus Nazaruddin. Terkait anak dan istri Nazaruddin, menurut SBY, adalah sudah menjadi tanggung jawab aparatur negara untuk menjamin ketenangan, kenyamanan dan keamanan seluruh warga negara. SBY juga mempersilakan Nazaruddin mengungkap segala hal yang diketahuinya di depan KPK.
(aan/fay)











































